Trihita Karana Awards 2026. (dok: thk)
RealitasBali | DENPASAR – Penilaian atau assessment Tri Hita Karana (THK) Awards 2026 akan dimulai pada Sabtu, 12 September 2026. Pada penyelenggaraan tahun ke-26 ini, sebanyak 55 hotel tercatat akan mengikuti penilaian dengan melibatkan 50 assessor yang siap ngayah.
Hotel di Sidemen Jadi Peserta Pertama yang Dinilai
Yayasan THK Awards memberikan keleluasaan kepada hotel peserta untuk menentukan kesiapan waktu kunjungan assessor. Sebelum assessment, yayasan juga menyiapkan kuesioner self-assessment serta buku Etika Pariwisata Global sebagai bagian dari materi penilaian.
Hotel pertama yang menyatakan siap menjalani penilaian adalah Wapa di Ume Sidemen, resor butik mewah bintang lima yang berada di lembah hijau Desa Sidemen, Karangasem.
Ketua Yayasan THK Awards, I Gusti Ngurah Wisnu Wardana, mengatakan tim THK dari hotel tersebut telah siap menyambut kedatangan assessor pada Sabtu.
“Tim THK dari hotel tersebut siap menyambut kedatangan Assesor pada hari Sabtu ini,” ujar Wisnu Wardana, Senin (7/9/2026).
26 Tahun THK Awards, 550 Hotel Telah Dinilai
Wisnu menyebutkan, selama 25 tahun pelaksanaan, lebih dari 550 hotel di Bali telah menjalani assessment THK Awards. Dari jumlah tersebut, 14 hotel telah meraih penghargaan Lifetime Achievement THK Awards.
Memasuki tahun ke-26, THK Awards mengusung tagline “Save Bali by Implementing Tri Hita Karana – THK Awards”.
Tagline tersebut menjadi pengingat atas kondisi Bali yang dinilai semakin mengalami kerusakan akibat pembangunan yang dianggap mengabaikan adat dan hukum lokal.
Wisnu menyoroti antara lain persoalan bhisama mengenai kesucian pura serta wacana peningkatan batas ketinggian bangunan di Bali. Menurutnya, ketentuan batas ketinggian bangunan di bawah pohon kelapa atau sekitar empat lantai merupakan bagian dari keunikan Bali yang perlu dipertahankan.
“Kami hanya mampu bersuara lewat program nyata THK Awards,” pungkas Wisnu. (rka)
