Aksi damai Aliansi Pemuda Merah Putih di Kantor DPRD Provinsi Bali, pada Selasa (24/2/2026). (dok.Rahma)
REALITASBALI | Denpasar – Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Merah Putih mendatangi Kantor DPRD Provinsi Bali, Selasa (24/2/2026), untuk menyuarakan dukungan terhadap pemerintahan pusat sekaligus mendorong penguatan sinergi dengan pemerintah daerah.
Massa yang terdiri dari mahasiswa dan pekerja itu mengenakan busana serba hitam. Mereka bergerak dari kawasan Renon sambil membawa spanduk bertuliskan “dukung pemerintahan Prabowo” sebelum tiba di depan gedung legislatif Bali pada pukul 15.26 WITA.
Di lokasi, para peserta aksi menyampaikan lima poin pernyataan sikap. Intinya, mereka meminta agar pemerintah daerah membangun komunikasi dan kerja sama yang selaras dengan pemerintah pusat. Khususnya di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Koordinator aksi, I Gede Ngurah Wahyu Nagatha, menyatakan bahwa aspirasi tersebut difokuskan pada upaya pemerataan pembangunan, terutama sektor pariwisata di Bali.
“Aksi hari kita menyampaikan pendapat bahwa bagaimana pemerintah daerah bisa bersinergi dengan Presiden kita saat ini Bapak Prabowo Subianto agar pemerataan (pembangunan) daerah khususnya Bali untuk pariwisata,” jelasnya.
Ia menegaskan tidak ada agenda lain di balik aksi tersebut selain mendorong pembangunan yang merata.
“Agar tidak terjadi peringatan dari Bapak Presiden terkait masalah sampah di Bali sangat buruk. Selain itu, kita menyatakan sikap bahwa yang paling utama sinergi presiden dengan pemerintah daerah,” imbuhnya.
Adapun poin sikap yang disampaikan meliputi dukungan terhadap pemerintahan Prabowo Subianto, ajakan menjaga stabilitas pemerintahan yang sah. Imbauan agar masyarakat tidak menciptakan kegaduhan. Komitmen menjaga Bali tetap kondusif sebagai destinasi pariwisata, serta penegasan dukungan terhadap kebijakan pemerintah.
Aksi berlangsung tertib. Setelah menyampaikan tuntutan, massa membubarkan diri tanpa rangkaian kegiatan tambahan.
