Foto bersama FOKSA Bali saat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Tabanan, Minggu (20/9/2026). (dok: Rahma)
RealitasBali | TABANAN — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34, FOKSA Bali menggelar kegiatan bakti sosial dan ziarah di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Tabanan, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti anggota FOKSA Bali, baik yang masih aktif maupun yang telah memasuki masa purna tugas. Selain membersihkan area TPB Margarana, peserta juga mendapat penjelasan mengenai sejarah perjuangan I Gusti Ngurah Rai, dilanjutkan peletakan karangan bunga, foto bersama, serta tabur bunga di kawasan makam pahlawan.
Sekretaris FOKSA Bali, Murtiono, Amd.Kep, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang kembali perjalanan FOKSA yang telah memasuki usia 34 tahun sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota.
“Walaupun kita sudah ada yang purna, ada yang masih aktif, tentunya menjalin silaturahmi untuk teman-teman semua, ini khususnya untuk FOKSA Bali,” ujarnya.
Menurutnya, peringatan HUT tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kekompakan dan semangat kebersamaan.
Ia menjelaskan, pemilihan TPB Margarana juga memiliki alasan khusus. Tempat tersebut dinilai memiliki nilai sejarah penting dalam perjalanan perjuangan bangsa, khususnya bagi generasi TNI.
“Ini adalah cikal bakal kita, terutama kita di TNI ini. Pejuang kita, panutan kita untuk berjuang ke depan,” kata Murtiono.
Pengabdian Tak Berhenti Setelah Purna
Murtiono menegaskan, semangat pengabdian kepada negara tidak berhenti ketika seseorang memasuki masa pensiun.
Menurutnya, kegiatan bakti sosial yang dilakukan FOKSA menjadi salah satu bentuk kepedulian yang tetap bisa dilakukan anggota, termasuk di tempat-tempat bersejarah.
“Bakti kita kepada negara tidak terbatas dengan umur. Kita masih lanjut sampai kapan pun,” tegasnya.
Ia berharap FOKSA Bali ke depan semakin solid dan mampu menjaga hubungan baik antaranggota, sekaligus menjadi contoh bagi generasi berikutnya.
“Ke depan FOKSA terus di depan, semakin kompak, semakin bagus untuk mempererat saudara-saudara kita, anak cucu kita,” ujarnya.
Tanamkan Nasionalisme kepada Generasi Muda
Kegiatan ziarah di TPB Margarana juga menjadi bagian dari upaya mengenalkan sejarah perjuangan kepada generasi muda.
Murtiono mengatakan, keberadaan tempat bersejarah seperti TPB Margarana penting untuk terus dikenalkan, terutama kepada anak-anak dan cucu generasi sekarang yang belum tentu memiliki kesempatan untuk datang langsung ke lokasi.
“Di sinilah tempat kita untuk menyampaikan rasa nasionalisme, menumbuhkan rasa nasionalisme,” katanya.
Anggota FOKSA juga melakukan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
Dorong FOKSA Punya Dampak Sosial
Sementara itu, Ketua Panitia HUT FOKSA Bali, Yakobus B. Ofong, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan organisasi yang memiliki dampak sosial nyata bagi masyarakat.
Ia berharap kegiatan FOKSA ke depan tidak hanya berhenti pada acara seremonial, tetapi juga dapat mengambil peran lebih luas di tengah masyarakat.
Menurut Yakobus, kegiatan sosial seperti yang dilakukan di TPB Margarana dapat meninggalkan cerita dan manfaat yang bisa dikenang di kemudian hari.
Ia juga mengajak anggota FOKSA untuk menjaga semangat kebersamaan dan kekompakan melalui semangat organisasi.
Dimeriahkan Seni dan Hiburan
Usai rangkaian kegiatan penghormatan kepada para pahlawan, peringatan HUT ke-34 FOKSA Bali di wantilan berlangsung dalam suasana kebersamaan.
Acara turut dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan hiburan. Sejumlah kesenian Bali ditampilkan, di antaranya Tari Topeng, Dadong Rerod, dan Tari Janger, serta persembahan hiburan lainnya.
Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari acara kebersamaan anggota FOKSA Bali setelah mengikuti rangkaian bakti sosial dan ziarah di TPB Margarana.
Peringatan HUT ke-34 FOKSA Bali tahun ini mengusung tema “Dengan Semangat HUT ke-34 FOKSA, Satukan Hati, Satukan Jiwa, Saling Peduli dan Berbagi sebagai Wujud Kebersamaan 392-II.”
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, FOKSA Bali tidak hanya memperingati perjalanan organisasi selama 34 tahun, tetapi juga memperkuat silaturahmi antaranggotanya serta menjaga semangat kepedulian, kebersamaan, dan nasionalisme. (rka)
