Sensilaus Dore terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Flobamora (IKB Flobamora) Bali untuk periode 2026-2029. (dok: istimewa)
RealitasBali | DENPASAR – Sensilaus Dore dipercaya memimpin Ikatan Keluarga Besar Flobamora (IKB Flobamora) Bali untuk periode 2026-2029. Ia menggantikan Herman Umbu Bily yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum.
Penetapan Sensilaus Dore berlangsung dalam Rapat Tertinggi Anggota Luar Biasa (RTALUB) Flobamora Bali yang digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026), di Rumah Sinergi Sang Dewi, Jalan Tukad Musi I/5, Renon, Denpasar.
Sensilaus yang merupakan tokoh asal Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditetapkan setelah melalui proses penjaringan dan penyaringan yang dilakukan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP).
Kantongi Dukungan 14 dari 20 Unit
Tim penjaringan sekaligus pimpinan RTALUB melibatkan sejumlah tokoh senior Flobamora Bali, yakni Yoseph Yulius Dias atau Yusdi Diaz, mantan Ketua Umum IKB Flobamora Bali; Ardy Ganggas, mantan wakil ketua; Frederik Bily, mantan sekretaris; serta Agustinus Dei Segu, mantan wakil ketua IKB Flobamora Bali.
Tahapan penjaringan, penyaringan, hingga pengumpulan dukungan bakal calon Ketua Umum dilakukan berdasarkan hasil rapat Tim Carateker pada Kamis, 23 Juli 2026.
Dalam proses tersebut, setiap bakal calon diwajibkan memperoleh dukungan sekurang-kurangnya tujuh unit yang memiliki hak suara. Sensilaus Dore berhasil mengantongi dukungan dari 14 unit dari total 20 unit Flobamora yang ada di Bali.
“Dengan jumlah tersebut, Sensilaus Dore telah memperoleh dukungan lebih dari persyaratan minimal 7 unit,” kata Ardy Ganggas selaku Ketua Penjaringan dalam RTALUB Flobamora Bali.
Dua bakal calon lainnya masing-masing hanya memperoleh dukungan dari satu unit. Dengan demikian, Sensilaus menjadi satu-satunya bakal calon yang memenuhi persyaratan minimal dukungan unit.
Siap Perkuat Flobamora Bali
Selain dukungan unit, Sensilaus juga dinyatakan memenuhi sejumlah persyaratan lainnya. Di antaranya terdaftar pada unit masing-masing sebagai pengurus atau pernah menjadi pengurus, bersedia meluangkan waktu untuk menjalankan tugas organisasi dan melayani kepentingan warga Flobamora Bali, serta berusia minimal 40 tahun.
Ia juga memenuhi persyaratan kesehatan dan menyatakan kesediaannya untuk dicalonkan sebagai Ketua Umum melalui surat pernyataan atau pakta integritas.
Usai ditetapkan sebagai Ketua Umum IKB Flobamora Bali periode 2026-2029, Sensilaus menyampaikan tekad untuk membawa organisasi tersebut menjadi wadah kekeluargaan yang semakin solid.
“Selain itu mandiri, berbudaya serta berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat di Pulau Dewata,” tegasnya.
RTALUB tersebut turut dihadiri para ketua unit suka duka, pengurus, serta sesepuh Flobamora Bali, termasuk Yoseph Yulius Diaz.
Punya Rekam Jejak di Pemerintahan
Terpilihnya Sensilaus Dore juga membawa rekam jejak panjangnya di pemerintahan ke dalam kepemimpinan Flobamora Bali.
Ia pernah menjabat sebagai Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI. Sensilaus memasuki masa purnabhakti sebagai pejabat eselon II Kementerian Kominfo pada 2024.
Kini, pengalaman tersebut akan menjadi bagian dari modal Sensilaus dalam memimpin organisasi keluarga besar masyarakat Flobamora di Bali selama tiga tahun ke depan. (rka)
