Perkumpulan Sosial Guang Fu (PSGF) Bali. (dok: istimewa)
RealitasBali | DENPASAR – Perkumpulan Sosial Guang Fu (PSGF) Bali memanfaatkan layar lebar sebagai ruang untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengenalkan nilai budaya dan sejarah Tiongkok kepada anggotanya.
Kegiatan tersebut diwujudkan melalui nonton bersama film “Dear You” di XXI Living World Denpasar, Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar Timur, Kamis (13/8/2026).
Ketua PSGF Bali So Tho Hemming mengatakan kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda hiburan bagi anggota. Namun juga sebagai momentum untuk membangun hubungan sekaligus memahami nilai budaya yang diangkat melalui film.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antaranggota. Sekaligus menghadirkan ruang kebersamaan dalam mengenal lebih dekat nilai-nilai budaya dan sejarah Tiongkok yang tercermin melalui kisah dalam film tersebut,” kata So Tho Hemming.
Dihadiri Perwakilan Konsulat Jenderal Tiongkok
Kegiatan tersebut turut dihadiri wakil Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok, Mr. Zhengming. Ia sekaligus membuka acara melalui opening speech sebelum film diputar.
Kehadiran perwakilan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok dinilai menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi serta hubungan dan apresiasi terhadap budaya Tiongkok di lingkungan komunitas.
Film “Dear You” sendiri mengangkat kisah keluarga yang berkaitan dengan perjalanan masyarakat Tionghoa perantauan di Asia Tenggara.
Cerita berfokus pada perjalanan seorang cucu yang berusaha menemukan kembali jejak keluarganya sekaligus mengungkap berbagai cerita masa lalu yang selama ini tersimpan.
Angkat Kisah Keluarga dan Identitas
Perjalanan tersebut membawa penonton pada cerita tentang cinta keluarga, perpisahan, pengorbanan. Serta ikatan antargenerasi yang tetap bertahan meski dipisahkan ruang dan waktu.
Film ini juga menunjukkan bagaimana sejarah dan budaya memiliki peran dalam membentuk identitas seseorang.
“Film ini mengangkat nilai-nilai kehidupan masyarakat Tionghoa perantauan. Termasuk bagaimana hubungan dengan keluarga dan tanah leluhur tetap dipelihara dari generasi ke generasi,” tuturnya.
Budaya Jadi Ruang Mempererat Persahabatan
Bagi PSGF Bali, nonton bersama menjadi kesempatan bagi anggota untuk berkumpul, bertukar pengalaman. Sekaligus menikmati karya yang membuka ruang untuk memahami keberagaman budaya.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pengalaman menonton film bersama. Tetapi juga memperkuat hubungan antaranggota dan membangun apresiasi terhadap keberagaman yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.
Kisah dalam “Dear You” juga menjadi pengingat bahwa budaya tidak hanya hadir dalam tradisi dan peninggalan sejarah. Tetapi nantinya dapat terus hidup melalui cerita, keluarga, serta hubungan antarmanusia.
“Semoga perasaan ini bisa menjadi semacam resonansi bagi rakyat kedua negara, bahwa kita bisa memahami perasaan tulus yang bisa dipahami di seluruh dunia ini. Bisa menjadi dasar baru bagi pengembangan persahabatan bagi rakyat Indonesia dan Tiongkok,” ujarnya. (bsw)
