Kepala Biro Garuda TV Bali, Made Muliawan Arya. (dok: Rahma)
REALITASBALI | Denpasar – Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Sinergi Multi Media dan Garuda TV Bali digelar di Kantor Garuda TV Bali, Jalan Tukad Musi No. V, Denpasar, Sabtu (14/3/2026). Kerja sama ini menjadi langkah awal penguatan jaringan media sekaligus pengembangan operasional Garuda TV di Bali.
Kesepakatan tersebut diharapkan dapat mempercepat penguatan struktur tim, jaringan kerja, serta kesiapan infrastruktur penyiaran Garuda TV di Pulau Dewata.
Acara penandatanganan dihadiri sejumlah perwakilan dari kedua lembaga. Kepala Biro Garuda TV Bali, Made Muliawan Arya yang akrab disapa De Gadjah, menegaskan komitmennya untuk mengawal pengembangan Garuda TV di Bali.
Ia menyebut penugasan tersebut diberikan langsung sebagai bagian dari upaya memperkuat eksistensi Garuda TV di daerah.
“Instruksi dari Pak Prabowo, saya ditunjuk langsung untuk menjadi Kabiro untuk memegang bali. Harus bekerja sama dengan semua pihak agar garuda tv bisa terbang di bali. Sekalian gedein untuk di Bali makanya all out. Mohon dukungan untuk semuanya agar garuda tv bisa terbang dibali dan mengemas berita yang baik untuk masyrakat bali,” ujarnya.
Fokus pada Informasi Faktual
De Gadjah menegaskan, kehadiran Garuda TV Bali diarahkan untuk menyajikan informasi yang faktual dan dapat dipercaya oleh masyarakat.
Menurutnya, media tersebut harus mampu memberikan pemberitaan yang berpihak pada kepentingan publik serta menghindari penyebaran informasi yang tidak benar.
“Menyajikan informasi yang benar-benar berpihak pada kepentingan publik,” tegas Ketua DPD Gerindra Bali tersebut.
Penguatan Tim dan Infrastruktur
Direktur Utama PT Sinergi Multi Media, Yosep Yulius Diaz atau Yusdi Diaz, mengatakan kerja sama ini juga bertujuan memperkuat infrastruktur dan jaringan kerja yang dibutuhkan Garuda TV Bali.
Menurutnya, pengembangan media televisi memerlukan dukungan tim yang solid serta jaringan yang kuat agar dapat berkembang lebih cepat.
“Dapat penugasan di Bali agar lebih kencang terbang di Bali. Dan otomatis dibutuhkan juga satu tim yang kuat dan network yang kuat. Pengenalan tentang Garuda TV, nanti openingnya akan dibuat lebih menarik karena studio sedang disiapkan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pihaknya tengah menyiapkan berbagai kebutuhan teknis. Termasuk pembangunan studio yang nantinya akan menunjang produksi program serta pemberitaan Garuda TV Bali.
Dalam kesempatan yang sama, De Gadjah juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Bali terkait keberadaan Garuda TV Bali.
“Sudah komunikasi dengan gubernur dan tidak ada kepentingan lain selain untuk publik dan disambut baik oleh gubernur,” ungkapnya.
Baik De Gadjah maupun Yusdi Diaz berharap kerja sama tersebut menjadi langkah awal membangun ekosistem media yang lebih kuat di Bali.
Menurut Yusdi Diaz, proses pengembangan tentu membutuhkan waktu, namun dengan kolaborasi dan kerja bersama, Garuda TV Bali diharapkan dapat berkembang dan memberikan kontribusi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.
“Adanya garuda tv marilah kita bergerak bersama, semangatanya bagaimana ide perusahaan untuk membesarkannya. Berjalanan dulu nanti pengalaman yang mengasah kita menjadi lebih baik,” pungkasnya.
