Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri Resepsi Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Denpasar, Selasa (10/2/2026) malam, bersama Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta. (dok.istimewa)
REALITASBALI | Denpasar – Lonjakan kunjungan wisatawan Tiongkok ke Bali mendorong Gubernur Bali Wayan Koster memperluas arah kerja sama dengan Pemerintah Tiongkok, tidak hanya di sektor pariwisata, tetapi juga pada bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Hal itu disampaikan Koster saat menghadiri Resepsi Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Denpasar, Selasa (10/2/2026) malam, bersama Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta.
Data Pemprov Bali mencatat, kunjungan wisatawan Tiongkok pada 2024 mencapai lebih dari 448 ribu orang. Angka tersebut meningkat signifikan pada 2025 menjadi lebih dari 537 ribu kunjungan.
“Kunjungan wisatawan Tiongkok ke Provinsi Bali berada di peringkat tiga, setelah Australia dan India,” jelas Gubernur Bali, Wayan Koster.
Dorong Penguatan Program Pertukaran Pelajar
Menurutnya, tren peningkatan ini harus ditindaklanjuti dengan kerja sama yang lebih strategis. Ia mendorong penguatan program pertukaran pelajar, pelatihan, beasiswa, hingga peningkatan kapasitas di bidang bahasa, teknologi, dan kepariwisataan.
Koster menilai pengembangan SDM menjadi kunci agar Bali tidak hanya menjadi tujuan wisata. Dan juga sebagai pusat kolaborasi pendidikan dan ekonomi kreatif berbasis budaya.
Harapan Harmoni RRT–Indonesia
Di hadapan Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar Zhang Zhisheng, ia menegaskan komitmen membangun hubungan yang inklusif dan saling menguntungkan.
“Marilah kita jadikan perayaan Tahun Baru Imlek ini sebagai momen istimewa. Untuk memperkuat persahabatan, mempererat kerja sama, dan menumbuhkan optimisme dalam membangun masa depan yang lebih baik,” tegas Gubernur Koster sembari mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek. Semoga tahun ini membawa harapan baru, kemajuan, dan kesejahteraan bagi kita semua.
Sementara itu, Zhang Zhisheng berharap hubungan Republik Rakyat Tiongkok dan Republik Indonesia terus berkembang dalam suasana damai dan sejahtera.
