Ketua PSI Bali I Wayan Suyasa dalam konferensi pers persiapan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) sekaligus melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Bali. (dok Rahma)
REALITASBALI | Denpasar – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, dijadwalkan menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) sekaligus melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Bali, Sabtu (24/1/2026).
Dalam agenda tersebut, Kaesang akan hadir dalam acara tersebut. Putra Presiden ketujuh RI Joko Widodo itu akan melantik seluruh pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI se-Bali.
Ketua Panitia Pelantikan dan Rakorwil PSI Bali, I Komang Suarsana, mengatakan kegiatan ini akan dihadiri langsung jajaran Dewan Pimpinan Pusat.
“Akan hadir dari DPP yang langsung dihadiri Ketum DPP PSI Bapak Kaesang Pangarep dengan jajaran DPP lainnya,” kata Suarsana saat jumpa pers di Badung, Kamis (22/1/2026).
Agenda Perdana
Menurut Suarsana, Rakorwil dan pelantikan ini menjadi agenda besar perdana bagi kepengurusan baru partai berlambang gajah tersebut di Bali.
Kegiatan ini digelar sebagai tindak lanjut surat keputusan DPP terkait penetapan kepengurusan DPW dan DPD PSI yang berlaku sejak 19 November 2025.
Sementara itu, Ketua DPW PSI Bali terpilih, I Wayan Suyasa, menyebut struktur kepengurusan PSI Bali kali ini diisi kombinasi tokoh senior dan generasi muda.
Tokoh Politik Senior Bergabung
Ia mengungkapkan, PSI Bali kini diperkuat masuknya sejumlah tokoh politik senior serta mantan pengurus partai-partai besar yang memilih bergabung.
“PSI bukan lagi sekadar partai pelengkap. Dengan formasi baru ini, kami menargetkan pertumbuhan suara yang signifikan di seluruh kabupaten/kota di Bali. Visi kami jelas, membawa politik santun, cerdas, namun bertenaga,” ujar mantan Ketua DPD II Golkar Badung tersebut.
Terkait Pemilu 2029, Suyasa menegaskan PSI Bali tidak memasang target berlebihan, namun tetap realistis dan terukur. Setidaknya, PSI Bali menargetkan satu kursi DPR RI di Senayan.
“Saya katakan bisa 25–30 kursi di kabupaten/kota, kalau provinsi minimal empat kursi. Untuk apa saya jadi pemimpin kalau tidak punya target. Itu saya, artinya kami siap bersaing secara sehat,” tegas politikus asal Desa Penarungan, Badung itu.
