BEM Universitas Warmadewa bersama Wakil Gubernur NTT, Dr. Jhoni Asadoma, M.Hum , dalam kegiatan silaturahmi dan dialog bersama diaspora NTT di Bali, Rabu (29/1/2026). (dok.istimewa)
REALITASBALI | Denpasar – BEM Universitas Warmadewa terpilih menjadi perwakilan mahasiswa Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyampaikan berbagai keresahan langsung kepada Wakil Gubernur NTT, Dr. Jhoni Asadoma, M.Hum, dalam kegiatan silaturahmi dan dialog bersama diaspora NTT di Bali, Rabu (29/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Denpasar itu digelar sebagai upaya mencari solusi atas berbagai isu sosial masyarakat NTT yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.
Dalam sesi diskusi, mahasiswa asal NTT, Adrianus Todang, yang baru terpilih sebagai Wakil Presiden BEM Universitas Warmadewa, menyampaikan dampak nyata yang dirasakan mahasiswa perantau.
“Beberapa persoalan yang muncul di media sosial hari ini pak, sudah sangat berdampak pada rekan-rekan mahasiswa asal NTT. Salah satu keresahan kami yaitu, susah untuk mencari tempat tinggal khusunya kos-kosan,” ujar Adrianus Todang selaku Wapres BEM terpilih Universitas Warmadewa.
Perhatian Serius Pemprov NTT
Ia menekankan perlunya perhatian serius dari Pemerintah Provinsi NTT terhadap persoalan tersebut. Mengingat Universitas Warmadewa menjadi salah satu tujuan utama mahasiswa asal NTT untuk melanjutkan pendidikan di Bali.
“Harus ada solusi yang baik dari pemprov NTT terkait persoalan tersebut. Karena mengingat bahwa kampus Warmadewa ini merupakan kampus nomor satu terbaik swasta di provinsi bali. Yang menjadikan salah satu pilihan kampus utama bagi teman-teman dari NTT yang melanjutkan pendidikannya di Perguruan Tinggi. Dari total 12.000 mahasiswa Unwar saat ini, hampir 40% berasal dari Provinsi NTT,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Adrianus menegaskan bahwa BEM Universitas Warmadewa siap menjadi jembatan komunikasi antara mahasiswa asal NTT dan Pemerintah Provinsi NTT. Hal ini guna mencari solusi bersama atas berbagai persoalan sosial yang muncul.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur NTT Dr. Jhoni Asadoma mengapresiasi masukan dari mahasiswa.
Ia juga mengingatkan mahasiswa NTT yang menempuh pendidikan di Bali untuk tetap menjaga sikap dan etika selama berkuliah. Pemerintah Provinsi NTT, kata dia, akan memberikan perhatian lebih lanjut terhadap keresahan yang disampaikan mahasiswa Universitas Warmadewa.
