Gubernur Bali Wayan Koster ikut prosesi Bakti Caru Resi Gana dan Pemelaspas Bale Pemaruman di Pura Alas Arum Batur, Desa Pakraman Batur, Kintamani, Selasa (3/3/2026), bertepatan dengan Hari Purnama Kesanga. (dok: istimewa)
REALITASBALI | Bangli – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri prosesi Bakti Caru Resi Gana dan Pemelaspas Bale Pemaruman di Pura Alas Arum Batur, Desa Pakraman Batur, Kintamani, Selasa (3/3/2026), bertepatan dengan Hari Purnama Kesanga.
Upacara ini dipuput oleh Ida Pedanda Nabe Putra Ida Pandita Mpu Nabe Tri Dhaksa Natha. Koster pun turut mengikuti rangkaian persembahyangan bersama ratusan pengempon dan penyungsung pura. Ia juga didaulat mengikuti prosesi mendem pedagingan sebagai bagian dari pemelaspas bale pemaruman.
Dukungan Nyata Pelestarian Pura
Jero Penyarikan Alit Pura Alas Arum Batur menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap pembangunan dan renovasi pura. Ia mengungkapkan, bantuan hibah sebesar Rp1 miliar telah diberikan pada tahun 2024 untuk mendukung pembangunan bale pemaruman.
“Bantuan ini menjadi bukti bakti dan gotong royong umat dalam menjaga kelestarian pura,” ujarnya.
Kehadiran Koster dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan tempat suci serta melestarikan nilai adat, tradisi, dan agama di Bali.
Jaga Warisan Leluhur
Koster menegaskan pentingnya menjaga kesucian dan keindahan pura sebagai bagian dari warisan budaya Bali. Menurutnya, pelestarian pura tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi juga menjaga nilai spiritual dan identitas budaya masyarakat Bali.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, serta Danrem 163/Wira Satya Ida I Dewa Agung Hadi Saputra.
Pura Alas Arum Batur sendiri berada di kawasan Desa Pakraman Batur, Kintamani, berdekatan dengan Pura Ulun Danu Batur. Pura ini memiliki piodalan yang jatuh setiap Panglong Ping Kalih Purnama Kesanga.
Rangkaian upacara berlangsung khidmat dengan partisipasi aktif krama desa. Kegiatan telah dimulai sejak 21 Februari 2026 dan akan berakhir pada 10 Maret 2026 dengan prosesi pengayar, pertanian, dan mesineb karya.
