Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai dalam program Pasporia (Paspor Ceria) di Immigration Lounge Discovery Mall Bali. (dok: istimewa)
BADUNG, Realitas Bali – Masyarakat yang kesulitan mengurus paspor pada hari kerja kini memiliki alternatif layanan di akhir pekan. Kini, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menghadirkan program Pasporia (Paspor Ceria) di Immigration Lounge Discovery Mall Bali.
Melalui layanan ini, masyarakat dapat mengurus paspor dengan lebih fleksibel dan mudah dijangkau.
Layani 16 Permohonan Paspor
Pasporia yang digelar pada Sabtu (11/7/2026) menjadi kegiatan perdana sejak Immigration Lounge Discovery Mall Bali resmi beroperasi pada 8 Juli 2026.
Pada kegiatan tersebut, petugas melayani 16 permohonan paspor. Seluruh proses pelayanan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Tahapannya meliputi pemeriksaan dokumen, verifikasi data, hingga perekaman biometrik.
Dekatkan Pelayanan kepada Masyarakat
Program Pasporia merupakan inovasi Direktorat Jenderal Imigrasi. Tujuannya ialah memberikan kemudahan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja.
Selain itu, kehadiran Immigration Lounge di pusat perbelanjaan menjadi bagian dari transformasi pelayanan keimigrasian. Dengan cara ini, layanan diharapkan semakin dekat, mudah diakses, dan nyaman bagi masyarakat.
Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, mengatakan Pasporia merupakan wujud komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Melalui kegiatan Pasporia di Immigration Lounge Discovery Mall Bali, kami ingin menghadirkan layanan keimigrasian yang lebih dekat, fleksibel, dan nyaman bagi masyarakat. Kami berharap inovasi layanan di akhir pekan ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja, sekaligus menjadi wujud komitmen kami dalam memberikan pelayanan prima yang cepat, mudah, dan profesional,” ujar Bugie.
Antusiasme Positif
Secara umum, pelaksanaan Pasporia berlangsung tertib, aman, dan lancar. Program ini juga mendapat respons positif dari masyarakat.
Ke depan, layanan tersebut diharapkan menjadi pilihan bagi warga yang ingin mengurus paspor tanpa mengganggu aktivitas pada hari kerja.
Dengan demikian, akses terhadap pelayanan keimigrasian dapat semakin luas sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik. (rka)
