The Legian Seminyak. (Dok. Istimewa)
DENPASAR, Realitas Bali – Aliansi Jurnalis Pariwisata Bali (AJIP Bali) merilis rekomendasi delapan resor pantai terbaik di Indonesia untuk tahun 2026.
Rekomendasi tersebut diberikan kepada resor yang dinilai konsisten menghadirkan pelayanan berkualitas, pengalaman menginap yang berkesan, serta memiliki komitmen terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Penyusunan daftar dilakukan melalui diskusi redaksi AJIP Bali, pemantauan lapangan, perkembangan industri perhotelan, hingga mengacu pada berbagai penghargaan internasional yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu destinasi wisata premium di kawasan Asia Pasifik.
Delapan resor yang masuk dalam rekomendasi AJIP Bali 2026:
1. The Legian Seminyak Bali
2. Ta’aktana a Luxury Collection Resort & Spa Labuan Bajo
3. NIHI Sumba
4. The Ritz-Carlton Bali
5. Regent Bali Canggu
6. Hotel Indigo Bali Seminyak Beach
7. Jumeirah Bali
8. Desa Potato Head Bali.
Koordinator AJIP Bali, Giostanovlatto Sinantong, mengatakan tren industri pariwisata dunia saat ini telah mengalami perubahan.
Menurutnya, wisatawan kini tidak lagi hanya mempertimbangkan kemewahan bangunan maupun kelengkapan fasilitas saat memilih sebuah resor.
“Pariwisata premium hari ini bergerak ke arah yang lebih bermakna. Wisatawan ingin merasakan karakter sebuah destinasi, menikmati pelayanan yang tulus, melihat bagaimana budaya lokal dihargai, dan mengetahui bahwa kehadiran sebuah resor juga memberi dampak positif bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.
“Nilai-nilai inilah yang menjadi indikator baru dalam industri hospitality dunia,” ujar Giostanovlatto.
Ia menilai dominasi Bali dalam daftar tersebut menunjukkan Pulau Dewata masih menjadi etalase utama pariwisata Indonesia di mata wisatawan dunia.
Di sisi lain, hadirnya Labuan Bajo dan Sumba dalam daftar rekomendasi menunjukkan destinasi wisata premium di Indonesia terus berkembang dengan karakter dan daya tarik yang berbeda.
AJIP Bali berharap semakin banyak pelaku industri perhotelan dan pariwisata yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik.
AJIP Bali menilai industri pariwisata kini juga mengacu dalam peningkatan kualitas pelayanan, menjaga kelestarian lingkungan, serta memperkuat identitas budaya lokal sebagai keunggulan utama destinasi Indonesia.
Sebagai komunitas jurnalis yang fokus pada sektor pariwisata, AJIP Bali berkomitmen menghadirkan informasi, kajian, dan rekomendasi yang mampu mendorong terciptanya industri pariwisata Indonesia yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan. (idr)
