Suasana donor darah dalam rangka memperingati hari jadi ke-54 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS), Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Senin (2/2/2026), di Ruang Serbaguna Lantai 3 Gedung Werkudara. (dok.istimewa)
REALITASBALI | Badung. Dalam rangka memperingati hari jadi ke-54 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS), Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menggelar aksi kemanusiaan berupa donor darah serta pemeriksaan kesehatan gratis, Senin (2/2/2026), di Ruang Serbaguna Lantai 3 Gedung Werkudara.
Kegiatan ini berlangsung antusias dan menjadi bagian dari aksi serentak BASARNAS di seluruh Indonesia sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Tak hanya melibatkan personel internal, kegiatan juga diikuti berbagai mitra strategis. Antara lain Brimob, Polair Polda Bali, Polsek Kuta Selatan, AirNav, BPBD Badung, BPBD Provinsi Bali, Disnav, TNI AU, Rumah Detensi Imigrasi, hingga FKP3D Bali.
Dukungan penting datang dari Unit Donor Darah Provinsi Bali milik Palang Merah Indonesia. Dari total 90 pendaftar donor, setelah melalui skrining medis terkumpul 61 kantong darah yang selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain donor darah, panitia juga menyediakan layanan kesehatan komprehensif meliputi pemeriksaan kesehatan umum. Ada oula pemeriksaan mata, serta pap smear bagi perempuan sebagai upaya deteksi dini kanker serviks.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengapresiasi tingginya partisipasi peserta serta dukungan lintas instansi. Di akhir kegiatan, ia menyerahkan piagam penghargaan kepada PMI dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Badung.
Menurutnya, aksi ini mencerminkan semangat pengabdian BASARNAS yang tidak hanya hadir dalam operasi pencarian dan pertolongan. Namun juga aktif dalam kontribusi sosial yang menyentuh langsung kesehatan masyarakat.
Ia berharap kolaborasi lintas sektor semacam ini terus diperkuat, tidak hanya dalam situasi darurat, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan berkelanjutan.
