Polda Bali gelar Kapolda Bali Cup E-Sports 2026. (dok: istimewa)
DENPASAR, Realitas Bali – Polda Bali resmi menggelar Kapolda Bali Cup E-Sports 2026 sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat di bidang olahraga elektronik. Turnamen tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kegiatan dibuka Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa di Gedung Presisi Polda Bali, Sabtu (18/7/2026).
Acara pembukaan dihadiri Pejabat Utama Polda Bali. Selain itu, hadir pula pengurus IESPA Nasional, Pengurus Provinsi ESI Bali, Pengurus Provinsi IESPA Bali, serta para atlet e-sports terbaik yang lolos dari seleksi tingkat Polres dan Polresta se-Bali.
155 Tim Bertanding, 27 Lolos ke Tingkat Polda
Ketua panitia menyampaikan antusiasme peserta pada Kapolda Bali Cup E-Sports 2026 sangat tinggi. Sebanyak 155 tim mengikuti babak penyisihan yang digelar di seluruh Polres dan Polresta se-Bali.
Setelah melalui pertandingan yang kompetitif, sebanyak 27 tim terbaik berhasil melaju ke tingkat Polda. Mereka akan memperebutkan gelar juara Kapolda Bali Cup E-Sports 2026.
Selain memperebutkan medali, para juara juga akan menerima hadiah pembinaan. Bahkan, mereka berkesempatan mewakili Polda Bali pada ajang Kapolda Bali Cup berikutnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I IESPA Nasional mengatakan e-sports telah berkembang menjadi cabang olahraga modern yang semakin profesional. Menurutnya, Bali memiliki potensi besar melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Polri Dorong Ruang Digital yang Positif
Dalam sambutannya, Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa mengapresiasi seluruh panitia, sponsor, komunitas e-sports, dan semua pihak yang mendukung penyelenggaraan turnamen tersebut.
Menurutnya, Kapolda Bali Cup E-Sports 2026 bukan sekadar kompetisi. Namun, ajang ini juga menjadi ruang silaturahmi yang memperkuat sinergi antara Polri dan generasi muda.
“Perkembangan teknologi telah menghadirkan ruang kompetisi baru yang sarat kreativitas dan inovasi. Melalui turnamen ini, Polda Bali ingin menunjukkan bahwa Polri adalah institusi yang terbuka, adaptif, dan siap tumbuh bersama masyarakat. Generasi muda bukan hanya penerus bangsa, tetapi juga mitra strategis dalam menjaga persatuan, menciptakan inovasi, serta membangun Indonesia yang lebih maju,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wakapolda menegaskan bahwa kemenangan bukanlah tujuan utama. Sebaliknya, nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan saling menghormati harus menjadi pegangan setiap peserta.
Karena itu, ia mengajak para atlet menjadi pelopor dalam menciptakan ruang digital yang sehat. Peserta juga diminta menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, perundungan siber, maupun pelanggaran hukum lainnya.
“Gunakan media sosial untuk menyebarkan inspirasi, mempererat persaudaraan, dan menjaga persatuan. Jejak digital yang kita tinggalkan akan menjadi cerminan karakter kita sebagai generasi penerus bangsa,” pesannya.
Perkuat Sinergi dengan Generasi Muda
Prosesi pembukaan ditandai dengan penekanan tombol secara simbolis oleh Wakapolda Bali bersama Wakil Ketua Umum I IESPA Nasional. Selanjutnya, rangkaian pertandingan Kapolda Bali Cup E-Sports 2026 resmi dimulai.
Melalui turnamen ini, Polda Bali menegaskan komitmennya menghadirkan ruang kolaborasi yang positif bagi masyarakat. Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, ajang ini diharapkan melahirkan atlet-atlet digital berprestasi.
Selain itu, turnamen ini juga diharapkan memperkuat sinergi antara Polri dan generasi muda dalam mewujudkan Indonesia yang aman, kreatif, dan berdaya saing di era digital.
