Panitia penyembelihan kurban Masjid Sadar, Denpasar. (Dok. Realitas Bali)
REALITASBALI | DENPASAR – Umat Islam di Bali turut merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026), dengan melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Salah satunya dilakukan Yayasan Masjid Sadar di kawasan Sesetan, Denpasar Selatan.
Tahun ini, Masjid Sadar menyembelih 13 ekor sapi dan 57 ekor kambing. Ketua Yayasan Masjid Sadar, Badrut Tamam mengatakan proses penyembelihan dilakukan dengan mengedepankan prinsip ramah lingkungan.
“Jadi ini amanah bagi para panitia yang sekarang bertugas untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban,” kata Badrut di sela kegiatan penyembelihan kurban.
Menurutnya, panitia telah menyiapkan tempat khusus untuk pengelolaan limbah agar tidak mencemari lingkungan sekitar masjid.
“Kita sudah punya tempat di sebelah barat. Semacam septic tank begitu,” jelasnya.
Selain itu, pihak yayasan juga menggandeng peneliti untuk mengembangkan mikroorganisme yang mampu menetralisir bau darah maupun kotoran hewan kurban.
“Mudah-mudahan tahun ini sudah akan lebih baik daripada tahun yang lalu. Jadi sudah ada semacam mikroorganisme tertentu ya, yang itu bisa menghilangkan bau,” imbuh Badrut yang juga dosen Poltekkes Kemenkes Denpasar.
Distribusi Daging Ramah Lingkungan
Dalam distribusi daging kurban, Masjid Sadar juga berupaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Salah satunya dengan memanfaatkan besek sebagai wadah pembagian daging kurban.
“Untuk besek, kita penggunaan untuk yang sapi, yang untuk pengkurban,” tuturnya.
Yayasan Masjid Sadar turut bekerja sama dengan sejumlah stakeholder guna memastikan kesehatan hewan kurban. Pemeriksaan kesehatan dilakukan bersama Universitas Udayana dan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Provinsi Bali.
“Jadi tadi dicek, saya tanya gimana, ‘Alhamdulillah sehat Pak semuanya’. Jadi nggak ada penyakit apa-apalah,” ujarnya.
Bagikan 4 Ribu Kantong Daging
Sementara itu, Ketua Panitia Kurban Masjid Sadar, Rustam Effendy mengungkapkan tahun ini pihaknya membagikan sekitar 4.000 kantong daging kurban kepada masyarakat sekitar.
Menariknya, distribusi daging kurban juga menyasar masyarakat nonmuslim di lingkungan sekitar masjid.
“Ya lingkungan sini lah, lingkungan sini sekitar sini. Ketua Banjar, kepala desa, camat gitu kita kasih,” ungkap Rustam.
Untuk menyukseskan pelaksanaan kurban tahun ini, Masjid Sadar melibatkan 230 panitia yang terdiri dari pengurus masjid, ibu-ibu, hingga remaja masjid, ditambah sekitar 30 relawan. (idr)
