Tim Lentera Pergatsi Badung saat terima penghargaan di ajang The International Gateball Championship Minister of Public Works Cup Indonesia 2025. (dok.rahma)
REALITASBALI | Jakarta – Tim Lentera Pergatsi Badung menorehkan prestasi membanggakan pada ajang The International Gateball Championship Minister of Public Works Cup Indonesia 2025 dengan meraih juara I nomor triple mix. Kejuaraan internasional tersebut digelar selama tiga hari, 12–14 Desember 2025, di Lapangan B Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
Gelar juara diraih setelah tim Lentera Pergatsi Badung sukses menaklukkan Tim Pergatsi Gianyar pada laga final. Atas hasil tersebut, Lentera Pergatsi Badung berhak membawa pulang piala juara, sementara Tim Pergatsi Gianyar harus puas menempati posisi kedua.
Selain piala, panitia juga menyiapkan hadiah uang pembinaan Piala Menteri 2025 dengan total anggaran sebesar Rp210 juta. Untuk kategori beregu, juara I menerima Rp60 juta, juara II Rp30 juta, juara III Rp15 juta, dan juara IV Rp10 juta. Pada kategori triple, hadiah uang pembinaan masing-masing sebesar Rp30 juta untuk juara I, Rp15 juta juara II, Rp10 juta juara III, dan Rp7 juta juara IV.
Sementara pada kategori double, juara I memperoleh Rp15 juta, juara II Rp8 juta, juara III Rp6 juta, dan juara IV Rp4 juta. Skema ini disiapkan sebagai bentuk dukungan pembinaan atlet gateball di tingkat nasional dan internasional.
Persiapan Latihan Intensif
Kapten tim triple mix Badung, I Kadek Artana, mengaku bangga atas capaian yang diraih timnya. Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan buah dari persiapan latihan yang dilakukan secara intensif.
“Untuk perasaan sangat sangat bangga dan senang bisa mendapat juara 1 di nomor triple mix, untuk persiapan latihan intensif selama sebulan trakhir,” ujar Artana saat diwawancarai usai pertandingan.
Dalam kejuaraan ini, tim Lentera Pergatsi Badung mengirim atlet pada tiga nomor pertandingan. Namun, target awal yang dipatok tim belum sepenuhnya tercapai.
“Untuk kategori tiga nomor. Target awal tiga emas, total mendali 1 emas di triple dan perunggu di double,” jelas Artana.
Adapun atlet asal Badung yang turun bertanding pada ajang internasional ini adalah I Kadek Artana selaku kapten tim triple mix, I Gusti Agung Gede Wiranata Baskhara, dan Ni Made Calya Pramesti.
Kejuaraan The International Gateball Championship 2025 diikuti sebanyak 960 atlet dari berbagai kelompok usia. Peserta datang tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga dari sejumlah negara. Seperti India, Korea Selatan, Thailand, Chinese Taipei, serta tamu khusus dari Myanmar dan Malaysia. Kehadiran atlet internasional tersebut membuat persaingan berlangsung ketat dan kompetitif.
Untuk memastikan jalannya pertandingan berlangsung adil dan profesional, panitia melibatkan 48 wasit, 24 pencatat skor, serta 25 linesmen. Turnamen ini mempertandingkan tiga kategori utama, yakni beregu, triple, dan double, dengan masing-masing kategori diikuti oleh 64 tim atau total 192 tim.
Besarnya jumlah peserta menjadi indikator berkembangnya olahraga gateball di Indonesia. Salah satu pengurus Pergatsi, Wilan, menyebut gateball telah dimainkan di Indonesia sejak 1994. Dan kini berkembang pesat hingga menjangkau 38 provinsi.
Prestasi yang diraih tim Lentera Pergatsi Badung ini diharapkan mampu menjadi pemicu semangat pembinaan atlet gateball di daerah. Sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah gateball internasional.
