Penandatanganan Nota Kesepahaman antara JNE Cabang Denpasar dan HIPMI Bali pada Sabtu (7/2/2026), di Sovereign Bali Hotel, Badung. (dok.istimewa)
REALITASBALI | Badung – Akses logistik yang efisien masih menjadi salah satu tantangan utama pelaku usaha di Bali. Menjawab kebutuhan itu, JNE Cabang Denpasar dan HIPMI Bali resmi mengikat kerja sama strategis untuk memperkuat layanan pengiriman bagi UMKM, khususnya yang bergerak di sektor perdagangan digital.
Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada Sabtu (7/2/2026), di Sovereign Bali Hotel. Kolaborasi ini diarahkan untuk menekan biaya logistik sekaligus meningkatkan kualitas layanan pengiriman bagi ratusan pelaku usaha muda di Bali.
Ketua Umum BPD HIPMI Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih, menilai kerja sama ini sebagai langkah realistis menghadapi perubahan pola pasar yang semakin bergeser ke sistem daring.
“Bagaimanapun juga, hampir setiap bisnis memerlukan logistik. Terlebih di era e-commerce yang sangat mempengaruhi pasar. Maka kami perlu bekerja sama dengan salah satu perusahaan logistik terbesar di Indonesia,” ujarnya.
Insentif Biaya Pengiriman
Menurutnya, manfaat paling langsung dari kerja sama ini adalah insentif biaya pengiriman yang dapat dimanfaatkan anggota HIPMI Bali. Saat ini, organisasi tersebut menaungi sekitar 800 pelaku usaha dari berbagai sektor.
“Dengan adanya kerja sama ini, anggota HIPMI Bali mendapatkan potongan harga pengiriman JNE. Ini patut kita apresiasi karena sangat membantu UMKM dalam menekan biaya operasional,” tambahnya.
Dari sisi penyedia jasa, Kepala Cabang JNE Denpasar, Alit Septiniwati, menyebut kemitraan ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendorong UMKM agar mampu bersaing lebih luas.
“Kami sangat bersyukur JNE dipilih sebagai partner logistik HIPMI Bali. Mayoritas anggota HIPMI merupakan pelaku UMKM, dan JNE berkomitmen mendorong UMKM agar bisa bertumbuh dan naik kelas,” jelasnya.
Skema Customer Corporate
Melalui skema customer corporate, anggota HIPMI Bali akan memperoleh sejumlah fasilitas. Mulai dari layanan prioritas, sistem pemantauan pengiriman terintegrasi, hingga tarif khusus.
“HIPMI Bali akan menjadi salah satu customer prioritas kami. Proses pengiriman dan pengecekan barang akan semakin mudah dan cepat melalui sistem yang terintegrasi. Dari sisi harga, kami juga memberikan tarif khusus agar biaya logistik UMKM bisa ditekan dan produk mereka lebih kompetitif di pasar,” ujarnya.
Selain menyasar sektor UMKM, JNE Denpasar juga membuka peluang kerja sama dengan instansi pemerintah dan korporasi. Salah satu yang tengah dijajaki adalah layanan pengiriman dokumen dengan Polda Bali, termasuk kebutuhan administrasi seperti e-tilang.
Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada aspek teknis pengiriman, tetapi turut memperkuat ekosistem usaha di Bali agar lebih adaptif dan berdaya saing di pasar nasional maupun internasional.
