Gubernur Bali Wayan Koster berikan cinderamata kepada Gubernur Siquijor, Filipina, Jake Vincent Sarmiento Villa yang berkunjung ke Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar, Minggu (10/5/2026). (dok: istimewa)
DENPASAR, Realitas Bali – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan Gubernur Siquijor, Filipina, Jake Vincent Sarmiento Villa di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar, Minggu (10/5/2026). Pertemuan tersebut membahas pengembangan pariwisata, pelestarian budaya, dan pengelolaan lingkungan.
Dalam kesempatan itu, Koster menjelaskan bahwa pariwisata Bali berkembang karena didukung kekuatan budaya, keindahan alam, dan keramahan masyarakat. Menurutnya, ketiga unsur tersebut menjadi modal utama yang harus terus dijaga.
“Budaya, alam, dan keramahan masyarakat merupakan kekuatan utama pariwisata Bali yang harus terus dijaga dan dilestarikan,” ujar Koster.
Koster Paparkan Pengelolaan Pariwisata Bali
Koster mengatakan Pemerintah Provinsi Bali terus memperkuat berbagai kebijakan untuk menjaga lingkungan. Salah satunya, melalui pembatasan penggunaan plastik sekali pakai.
Selain itu, pemerintah juga mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber agar lingkungan tetap bersih dan berkelanjutan.
“Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya menjaga alam Bali agar tetap bersih, sehat, dan lestari,” katanya.
Menurut Koster, pelestarian lingkungan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pariwisata Bali. Ia juga menilai budaya yang tetap hidup dan kearifan lokal menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
Kunjungan tersebut diharapkan membuka peluang kerja sama antara Bali dan Provinsi Siquijor. Dengan demikian, kolaborasi di bidang pariwisata, budaya, dan pengembangan sumber daya manusia dapat terus berkembang.
Siquijor Pelajari Keberhasilan Pariwisata Bali
Sementara itu, Gubernur Siquijor Jake Vincent Sarmiento Villa mengatakan kunjungannya bertujuan mempelajari keberhasilan Bali dalam mengembangkan sektor pariwisata.
“Kedatangan kami ke Bali untuk mempelajari bagaimana pariwisata Bali bisa berkembang seperti saat ini hingga menjadi salah satu destinasi wisata dunia,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan Bali tidak terlepas dari budaya, keindahan alam, dan dukungan masyarakat dalam menjaga identitas daerah.
Selain itu, kedua gubernur juga bertukar informasi mengenai perkembangan sektor pariwisata serta kondisi wilayah masing-masing. Pengalaman Bali diharapkan dapat menjadi referensi bagi Siquijor dalam mengembangkan potensi wisatanya.
Sebagai informasi, Siquijor merupakan provinsi terkecil ketiga di Filipina. Wilayah tersebut dikenal sebagai destinasi wisata yang mengandalkan keindahan alam, seperti halnya Bali. (rka)
