Tiga tenant binaan Primakara University yang menerima pendanaan dari P2MW 2026. (Dok. Istimewa)
REALITASBALI | DENPASAR – Tiga startup binaan Inkubator Bisnis (Inbis) Primakara University berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Ketiganya meraih pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Ketiga startup tersebut yakni Gumi Production, Inferno Creative, dan Palm Studio. Mereka lolos setelah melalui proses seleksi ketat dan bersaing dengan ribuan proposal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti kuat pengembangan ekosistem kewirausahaan di Primakara University yang secara konsisten mendorong mahasiswa untuk membangun usaha sejak di bangku kuliah.
Kampus juga memberikan pendampingan melalui dosen pembimbing, fasilitasi penyusunan proposal bisnis, hingga dukungan administrasi selama proses seleksi berlangsung.
Gumi Production yang bergerak sebagai creative agency berbasis visual storytelling berhasil lolos pada kategori bisnis tahap bertumbuh.
Startup yang dipimpin Ni Putu Sinmby Octaria Putri bersama timnya itu mengusung layanan One-Stop Creative & Branding Solution dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal Bali yang dipadukan strategi digital berbasis data.
Sebagai alumni P2MW 2025 yang sebelumnya berhasil menembus KMI Expo, Gumi Production memperoleh dana hibah sebesar Rp12,4 juta.
Perkuat Infrastruktur Produksi
Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur produksi, pengurusan legalitas usaha, serta memperluas strategi pemasaran guna meningkatkan skala bisnis.
Sementara itu, Inferno Creative hadir sebagai startup yang bergerak di bidang jasa dokumentasi foto dan video serta layanan undangan digital dengan konsep Event Zero Waste.
Tim yang dipimpin I Made Wisnu Pradnya Yoga menawarkan solusi dokumentasi acara yang lebih praktis, modern, dan ramah lingkungan.
“Program ini sangat membantu mengembangkan usaha yang saya bangun, baik dari sisi pendanaan, pembinaan, maupun pengalaman. Ini adalah kesempatan untuk meningkatkan inovasi, kemampuan bisnis, dan memperluas dampak usaha agar lebih berkembang dan berkelanjutan,” ujar I Made Wisnu Pradnya Yoga.
Dana hibah yang diterima Inferno Creative akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas layanan, memperbarui peralatan, serta memperluas jangkauan pemasaran.
Di sektor industri kreatif digital, Palm Studio berhasil lolos pada kategori bisnis tahap bertumbuh.
Startup yang dipimpin I Wayan Wahyu Surya Putra bersama tim mahasiswa Informatika 2023 ini fokus pada pengembangan gim atau game development.
Pendanaan Percepat Produksi
Pendanaan yang diperoleh akan digunakan sebagai modal awal untuk mempercepat proses produksi dan peluncuran gim karya anak bangsa ke pasar yang lebih luas.
Setelah dinyatakan lolos pendanaan pada akhir Mei 2026, ketiga startup kini memasuki tahap pelaksanaan program dan pembinaan bisnis yang berlangsung hingga Oktober 2026.
Mereka juga akan mengikuti proses pemantauan dan evaluasi sebelum berpeluang tampil pada ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo 2026 yang menjadi puncak kompetisi kewirausahaan mahasiswa tingkat nasional.
Prestasi ini sekaligus menegaskan komitmen Primakara University dalam mencetak generasi technopreneur muda yang inovatif, kompetitif, dan mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. (idr)
