Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri peringatan HUT ke-20 SMKN 1 Petang pada Selasa (28/4/2026). (dok: istimewa)
REALITASBALI | Badung – SMK Negeri 1 Petang didorong menjadi motor lahirnya petani muda modern di Bali. Pesan itu ditegaskan Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri peringatan HUT ke-20 sekolah tersebut yang dirangkaikan dengan pelepasan siswa kelas XII, Selasa (28/4/2026).
Menurutnya, lulusan SMK tak hanya diarahkan masuk dunia kerja, tetapi juga bisa mengambil peran strategis di sektor pertanian. Ia bahkan menyebut peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Salah satunya Universitas Udayana, sebagai jalur penting untuk memperkuat kompetensi generasi muda di bidang ini.
Pertanian Jadi Arah Utama
Giri Prasta secara terang menolak anggapan bahwa profesi petani tidak menjanjikan. Ia menilai, justru sektor ini menyimpan peluang besar. Terutama jika dikelola dengan pendekatan modern dan berbasis sistem organik.
Ia menyinggung program pertanian organik yang kini menjadi salah satu prioritas Pemprov Bali. Kawasan dataran tinggi seperti Desa Plaga disebut memiliki potensi kuat untuk pengembangan tersebut, termasuk melibatkan lulusan SMK pertanian.
“Badung Utara tidak mungkin dibangun hotel karena merupakan daerah konservasi. Jadi, harapan kita bagaimana agar hasil pertanian dari daerah Badung Utara dapat diserap dengan baik oleh industri pariwisata di Bali,” ungkapnya.
Lawan Tengkulak, Perkuat Posisi Petani
Di sisi lain, ia juga menyoroti persoalan klasik yang masih membelenggu petani, yakni praktik tengkulak, pengepul, hingga sistem ijon. Menurutnya, masalah ini harus dilawan jika ingin menciptakan kesejahteraan yang nyata bagi petani.
“Bapak, Ibu, dan para siswa, saya ingin mengajak untuk melawan praktik tengkulak, pengepul, dan pengijon, serta memberikan kepastian harga demi kesejahteraan petani,” tegasnya.
Ia menilai, tiga jurusan di SMKN 1 Petang, Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Pengolahan Hasil Pertanian, serta Pariwisata, sebenarnya sudah membentuk ekosistem yang saling terhubung. Namun, ia mengingatkan agar fokus utama tetap berada di sektor pertanian sebagai fondasi.
Dalam kunjungan tersebut, Giri Prasta juga menyempatkan diri berinteraksi dengan siswa melalui bazar sekolah. Ia terlihat memborong sejumlah produk dan membagikannya, sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas dan kewirausahaan pelajar.
Menutup kegiatan, ia menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-20 bagi SMKN 1 Petang serta apresiasi kepada siswa kelas XII yang telah menyelesaikan pendidikan. Ia berharap para lulusan tidak berhenti belajar dan mampu mengambil peran nyata dalam pembangunan sektor pertanian Bali.
