Ecovers siap beroperasi di kawasan Nuanu Creative City. (dok: Rahma)
RealitasBali | TABANAN – Memiliki hunian di Bali tidak selalu berarti pemilik harus mengurus tamu, housekeeping, perawatan, hingga operasional rental. Konsep tersebut ditawarkan Ecoverse, proyek hunian di kawasan Nuanu Creative City yang kini resmi beroperasi.
Ecoverse mulai menerima penghuni dan tamu sejak 12 Agustus 2026. Properti yang dikembangkan NPG ini memadukan hunian dengan layanan hospitality. Karena itu, unit bisa digunakan secara pribadi atau dimanfaatkan sebagai aset rental.
Pengelolaan operasional dipercayakan kepada OXO Hospitality Management. Pengelola menangani perawatan properti, housekeeping, layanan penghuni, hingga komunikasi dengan tamu.
Dengan demikian, pemilik tidak perlu terlibat langsung dalam operasional jika memilih program rental.
51 Unit dengan Konsep Eco-Friendly Luxury Living
Ecoverse mengusung konsep eco-friendly luxury living. Konsep ini memadukan desain kontemporer, teknologi, dan sistem yang mendukung gaya hidup berkelanjutan.
Properti tersebut berdiri di atas area seluas 7.260 meter persegi. Totalnya terdapat 51 unit hunian.
Komposisinya terdiri dari 29 suite, enam apartemen dengan pilihan satu dan dua kamar tidur, serta 16 townhouse dengan pilihan dua, tiga, dan empat kamar tidur.
Selain itu, seluruh unit diserahkan dalam kondisi fully furnished. Luas hunian juga bervariasi. Suite memiliki luas 46–69 meter persegi, sedangkan townhouse mencapai 233 meter persegi.
Untuk menunjang aktivitas penghuni dan tamu, Ecoverse menyediakan kolam renang sepanjang 25 meter. Ada pula pusat kebugaran, restoran, ruang kerja, serta parkir bawah tanah dengan stasiun pengisian kendaraan listrik.
CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll, mengatakan beroperasinya Ecoverse menjadi bagian penting dari perkembangan Nuanu. Kawasan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat yang dikunjungi, tetapi juga ruang untuk tinggal dan menjalani kehidupan sehari-hari.
“Pada akhirnya, sebuah kota tidak dinilai dari bagaimana tampilannya di atas masterplan, tetapi dari seberapa baik kawasan tersebut berfungsi ketika orang mulai tinggal di dalamnya. Ecoverse menjadi momen penting bagi Nuanu karena membawa kami semakin dekat pada visi tersebut. Seiring semakin banyak penghuni menjadikan Nuanu sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, fokus kami adalah membangun sebuah lingkungan yang tidak hanya menarik pada kesan pertama, tetapi juga memiliki alasan bagi orang untuk menetap, berpartisipasi, membangun hubungan, dan merasa menjadi bagian dari sesuatu yang terus berkembang di sekeliling mereka. Bagi kami, inilah yang mengubah sebuah pengembangan menjadi sebuah kota.”
Smart Home hingga Pengolahan Air Limbah
Tidak hanya mengandalkan desain, Ecoverse juga mengintegrasikan teknologi dan sistem lingkungan dalam operasionalnya.
Fasilitas tersebut mencakup teknologi smart home, sistem engineering dan utilitas terpusat, serta pemanenan air hujan. Selain itu, tersedia pengolahan air limbah, penyaringan air minum, serta sistem pengelolaan dan daur ulang sampah.
Dari sisi keamanan, setiap unit dilengkapi detektor asap, panas dan kebakaran. Sistem tersebut juga didukung alarm otomatis dan sprinkler.
Sementara itu, penghuni dapat memanfaatkan layanan electric buggy untuk menuju berbagai fasilitas di Nuanu Creative City.
Layanan tersebut menghubungkan Ecoverse dengan area pendidikan, kuliner, kebugaran, seni dan budaya, hingga ruang kreativitas dan lifestyle.
Pemilik Bisa Tinggal atau Masuk Program Rental
Yang menarik, pemilik memiliki pilihan dalam memanfaatkan unit Ecoverse. Hunian bisa digunakan secara pribadi atau dimasukkan ke dalam program rental yang dikelola OXO.
Direktur Nuanu Real Estate, Anastasia Sinberg, mengatakan hubungan dengan pemilik tidak berhenti setelah transaksi penjualan selesai.
“Dalam industri properti, hubungan terpenting dengan pemilik justru dimulai setelah proses penjualan selesai. Sebuah proyek mungkin terlihat menarik di atas kertas, tetapi nilai sebenarnya dibuktikan melalui bagaimana properti tersebut diserahkan, dikelola, dan memberikan pengalaman kepemilikan dalam jangka panjang. Dengan Ecoverse yang kini telah beroperasi sepenuhnya, pemilik tidak hanya mendapatkan hunian yang telah selesai dibangun, tetapi juga sebuah aset yang dapat langsung dihuni, dikelola secara profesional, atau dimasukkan ke dalam program rental sejak hari pertama. Bagi kami, ini menandai peralihan menuju tahap terpenting dalam perjalanan bersama Nuanu Real Estate yang menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi para tamu sekaligus memberikan hasil yang baik bagi para investor kami.”
Selanjutnya, OXO menangani sejumlah kebutuhan operasional. Di antaranya pemeliharaan properti, housekeeping, layanan penghuni, komunikasi dengan tamu, serta pengelolaan masa tinggal jangka pendek dan panjang.
CEO OXO Hospitality Management, Diana Akchurina, mengatakan kebutuhan wisatawan di Bali semakin beragam. Menurutnya, tidak semua orang datang hanya untuk menginap selama satu atau dua malam.
“Orang-orang telah datang ke Bali sejak lama untuk mengubah sesuatu dalam hidup mereka. Yang selama ini belum ada adalah sebuah tempat yang dibangun untuk benar-benar menanggapi niat tersebut dengan serius. Bali tidak membutuhkan hotel lagi; Bali membutuhkan jawaban yang lebih baik tentang bagaimana orang benar-benar hidup di sini saat ini. Para tamu datang untuk beberapa hari, satu minggu, atau satu bulan, dan Ecoverse dirancang tepat untuk itu. Karena selain itu, hanya akan menjadi hotel biasa. Di Ecoverse, perbedaannya terletak pada detail, bagaimana tamu disambut, seberapa cepat tim merespons, bagaimana setiap hunian dirawat, serta bagaimana ritual kebugaran dan layanan berstandar hotel tetap konsisten pada hari ke-30 seperti halnya pada hari pertama.”
Selain layanan pengelolaan, Ecoverse menawarkan skema hak sewa selama 25 tahun. Pemilik mendapatkan jaminan struktur bangunan selama masa sewa.
Kemudian, pemilik juga memperoleh hak prioritas untuk memperpanjang masa sewa selama 30 tahun berikutnya.
Harga Mulai Rp1,3 Juta per Malam
Beroperasinya Ecoverse berlangsung di tengah tingginya aktivitas pariwisata Bali. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 6.948.754 kunjungan wisatawan mancanegara secara langsung sepanjang 2025.
Angka tersebut meningkat 9,72 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, Bali juga menerima sekitar 9,3 juta wisatawan domestik.
Karena itu, kebutuhan terhadap akomodasi dengan pilihan masa tinggal yang lebih fleksibel ikut menjadi peluang pasar.
Kini, Ecoverse telah membuka pemesanan melalui Agoda, Airbnb, Booking.com dan Tiket.com. Harga hunian ditawarkan mulai Rp1,3 juta per malam, tergantung tipe dan ukuran unit.
Selain itu, pemesanan langsung dapat dilakukan melalui OXO Living untuk mengetahui ketersediaan unit dan penawaran terbaru. (rka)
