BADUNG, Realitas Bali – Gubernur Bali Wayan Koster mendapat undangan resmi untuk menjadi pembicara dalam Nusa Dua Forum 2026, forum investasi internasional yang digelar South China Morning Post (SCMP) bersama Danantara Indonesia di The St. Regis Bali Resort, Nusa Dua, Kabupaten Badung.
Undangan tersebut disampaikan langsung oleh Publisher & Chief Executive SCMP, Tammy Tam, saat melakukan audiensi dengan Gubernur Koster di Jayasabha, Denpasar, Kamis (16/7/2026).
Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi dari Publisher & Chief Executive SCMP, Tammy Tam di Jayasabha, Denpasar, Kamis (16/7/2026).
Forum investasi eksklusif itu dirancang sebagai wadah yang mempertemukan pemilik modal, investor institusional, sovereign wealth fund, serta pelaku usaha dari Hong Kong, kawasan Greater Bay Area (GBA), dan Asia Tenggara untuk memperkuat kerja sama investasi di Indonesia.
Bali Dinilai Relevan dengan Tema Pembangunan Berkelanjutan
Tam menjelaskan, Nusa Dua Forum 2026 menjadi inisiatif investasi swasta yang mempertemukan pemilik kelompok usaha keluarga, generasi penerus bisnis, hingga pengambil keputusan investasi dari berbagai negara Asia.
Kehadiran Gubernur Koster dinilai penting karena Bali dinilai konsisten mendorong pembangunan berkelanjutan yang berpijak pada budaya, pelestarian lingkungan, dan ekonomi hijau. Selain itu, Bali juga kerap menjadi tuan rumah berbagai forum internasional yang membahas isu pembangunan global.
Penyelenggaraan forum tersebut juga dinilai sejalan dengan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun 2025–2125 yang menjadi arah pembangunan jangka panjang Provinsi Bali.
Bahas Investasi hingga Transformasi Ekonomi Asia
Forum yang hanya diikuti sekitar 80 hingga 100 peserta terpilih itu akan menghadirkan sejumlah tokoh dunia usaha dan investasi. Di antaranya Deputi Sekretaris Kehakiman Pemerintah Hong Kong Special Administrative Region (HKSAR) Horace Cheung, anggota Executive Council HKSAR Jeffrey Lam, CEO Blue Pool Capital Oliver Weisberg, CEO Hong Kong Investment Corporation Clara Chan, serta Presiden dan Co-Founder Gaw Capital Kenneth Gaw.
Dari Indonesia, sejumlah tokoh yang telah dikonfirmasi hadir antara lain CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi RI Rosan Roeslani, Deputy CEO MNC OTT Network Clarissa Tanoesoedibjo, serta pimpinan berbagai perusahaan nasional.
Agenda forum akan membahas berbagai isu strategis, mulai dari sinergi modal negara dan investasi swasta, peran dana investasi pemerintah di Asia Tenggara, peluang investasi di Indonesia, perkembangan kecerdasan buatan (AI), pembangunan rantai pasok baterai, industri digital, hingga pengembangan ASEAN Power Grid.
Momentum Perkenalkan Arah Pembangunan Bali
Di bawah visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong transformasi ekonomi melalui penguatan ekonomi kreatif, investasi berkualitas, energi bersih, pertanian modern, industri berbasis budaya, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan strategis, seperti pembangunan infrastruktur terintegrasi, pengembangan energi bersih, pengendalian alih fungsi lahan pertanian, digitalisasi pelayanan publik, hingga pengelolaan sampah berbasis sumber.
Gubernur Koster juga menegaskan investasi yang masuk ke Bali harus tetap selaras dengan prinsip menjaga keseimbangan alam, manusia, dan kebudayaan sesuai filosofi Sad Kerthi. Karena itu, Nusa Dua Forum 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan arah pembangunan Bali kepada investor global sekaligus membuka peluang kerja sama investasi yang berkualitas dan berkelanjutan. (rka)
